Perayaan Imlek selalu menjadi momen spesial bagi masyarakat Tionghoa. Selain sarat makna dan tradisi, Imlek juga membuka banyak peluang bisnis musiman yang menjanjikan. Mulai dari fashion, kuliner, hingga dekorasi, semuanya punya pasar tersendiri dan permintaan yang cenderung meningkat. Biasanya, dalam rangkaian tradisi Imlek, masyarakat Tionghoa membutuhkan berbagai perlengkapan ritual. Seorang pelaku usaha atau entrepreneur sejati seharusnya bisa memanfaatkan momen ini dengan baik, karena perayaan Hari Besar Nasional seperti Imlek ini hanya setahun sekali, dan peluang untungnya pun besar.
Hal ini dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha sebagai peluang untuk menghadirkan bisnis yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, terutama menjelang perayaan tersebut. Berikut Minsera rangkum beberapa produk yang dijamin laku menjelang perayaan Imlek, untuk jadi inspirasi kamu!
1. Bisnis Baju Cheongsam
Baju Cheongsam atau Qipao merupakan pakaian tradisional perempuan Tionghoa, sementara versi pria dikenal dengan nama Changpao. Busana ini sudah dikenal sejak tahun 1636 dan sebelum tahun 1920 menjadi simbol status sosial, yang hanya dikenakan oleh kalangan bangsawan. Ciri khas Cheongsam terletak pada:
Kerah berdiri dan tinggi
Lengkung leher tertutup
Lengan panjang atau pendek
Potongan yang anggun dan rapi
Cheongsam dapat dibuat dari berbagai jenis bahan dan cocok digunakan untuk acara formal maupun nonformal. Dari sisi bisnis, harga jualnya pun cukup fleksibel, mulai dari Rp 100.000 hingga di atas Rp 1.000.000, tergantung bahan dan desain.
2. Bisnis Kue Kering dan Kue Tradisional Imlek
Perayaan Imlek identik dengan aneka kue yang dipercaya membawa keberuntungan. Ada lima jenis kue yang paling populer, yaitu:
a. Kue Ong Lei Mirip nastar dengan isian nanas atau buah-buahan lain. Rasa nanas sudah menjadi ciri khas dan simbol keberuntungan.
b. Sunrise Pie Melambangkan matahari terbit, simbol masa depan cerah dan hari-hari penuh harapan.
c. Kue Ku Berwarna merah dengan isian kacang hijau halus. Warna merah bermakna kemakmuran, sedangkan rasa manis melambangkan umur panjang dan keberuntungan.
d. Kue Bulan Berasal dari legenda Dinasti Ming. Bentuknya yang bulat melambangkan keutuhan, rezeki, kesehatan, dan kemakmuran.
e. Kue Wajik Kue tradisional yang mudah ditemukan, dan saat Imlek dipercaya sebagai lambang harapan dan cita-cita. Harga kue kering maupun kue basah ini sangat beragam, mulai dari belasan ribu hingga puluhan ribu rupiah per kilogram, sehingga cocok untuk berbagai segmen pasar.
3. Bisnis Buah Segar
Buah-buahan saat Imlek bukan sekadar hidangan, tetapi juga memiliki makna simbolis. Bagi masyarakat Tionghoa, buah melambangkan kemakmuran, keberuntungan, dan kebahagiaan. Beberapa buah yang sering hadir saat Imlek antara lain:
Jeruk
Nanas
Srikaya
Apel
Aprikot
Anggur
Delima
Harga buah-buahan ini relatif terjangkau, mulai dari belasan ribu hingga puluhan ribu rupiah, dan selalu memiliki permintaan tinggi menjelang hari raya.
4. Bisnis Angpao Merah
Tradisi membagikan angpao merah kepada kerabat yang belum menikah sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Imlek. Tak hanya di lingkungan keluarga, banyak perusahaan juga membagikan angpao kepada karyawannya.Ini menjadikan angpao merah sebagai peluang bisnis yang mudah dijalankan. Harga jualnya pun sangat bervariasi, mulai dari di bawah Rp 10.000 hingga puluhan ribu rupiah, tergantung desain dan kualitas.
5. Bisnis Lilin Merah
Lilin dalam perayaan Imlek melambangkan harapan dan penerangan. Biasanya digunakan sebagai pelengkap dekorasi atau ritual keagamaan.Harga lilin Imlek di pasaran berkisar Rp 50.000-an per batang, dan permintaannya cukup stabil setiap musim Imlek.
6. Bisnis Lampion
Lampion merupakan salah satu dekorasi Imlek yang paling ikonik. Bisnis ini memang membutuhkan kreativitas dan tenaga ekstra, tetapi potensi pasarnya cukup luas, baik untuk kebutuhan pribadi maupun perusahaan.Lampion dijual dengan harga belasan ribu hingga puluhan ribu rupiah, tergantung ukuran dan desain.
7. Bisnis Hampers Imlek
Tidak hanya saat Lebaran, hampers juga banyak diminati saat Imlek. Isinya bisa berupa kue, buah, teh, atau kombinasi produk khas Imlek lainnya.Target pasar hampers Imlek bukan hanya perorangan, tetapi juga perusahaan. Harga hampers pun fleksibel, mulai dari Rp 50.000-an hingga paket premium.
Imlek bukan hanya tentang tradisi dan perayaan, tetapi juga tentang peluang. Dengan memahami makna di balik setiap produk, kamu bisa menghadirkan bisnis yang tidak hanya laku, tapi juga relevan secara budaya. Untuk bisnis yang lebih lancar, kamu bisa manfaatkan aplikasi kasir Olsera! Dengan Olsera, #SelaluAda solusi praktis untuk urus pencatatan transaksi, stok, hingga laporan keuangan secara otomatis, jadi kamu bisa fokus mengembangkan usaha tanpa ribet. Yuk, segera siapkan amunisi dan manfaatkan peluang bisnis menjelang Perayaan Imlek!