Bisnis Peternakan Bisa Go Digital, Ini Kelebihannya!
Oleh Ridho
Share
Bisnis Peternakan Bisa Go Digital, Ini Kelebihannya!
Seiring berjalannya waktu, perkembangan teknologi kian pesat yang ditandai dengan sistem manajemen digital yang telah berevolusi dan menyentuh berbagai sektor industri. Salah satunya yakni usaha peternakan yang memberikan solusi inovatif untuk meningkatkan efisiensi serta produktivitas.
Tidak lagi mencatat manual, sekarang sistem manajemen dialihkan ke komputer yang terintegrasi dengan sistem canggih seperti kecerdasan buatan, sensor internet dan analisa data besar. Hal ini sangat penting diketahui khususnya bagi peternak untuk meningkatkan produktivitas. Berikut apa saja sistem manajemen digital di bidang peternakan, simak penjelasan di bawah ini.
Macam Sistem Manajemen Digital untuk Peternakan
1. Sistem Pemberi Pakan Otomatis
Dulunya, para peternak harus memberi pakan hewan ternak satu per satu sehingga terasa sangat penat. Kini, peternak tidak perlu melakukan hal tersebut lagi karena sudah ada sistem pemberi pakan otomatis yang didukung Internet of Things (IoT). Sistem ini dapat membantu petani memberi pakan secara otomatis melalui aplikasi secara online.
Dalam hal ini, petani pun dapat mengatur jadwal pemberian pakan sesuai kebutuhan ternak. Bahkan, aplikasi juga dapat memantau kondisi lingkungan serta kesehatan ternak seperti ikan, sapi, ayam, kambing dan lainnya setiap waktu melalui sensor yang terintegrasi dengan sistem. Maka dari itu, manajemen budidaya ternak berjalan lebih efisien daripada cara manual.
2. Sistem Manajemen Kesehatan Ternak
Selain pemberi makan otomatis, ada juga sistem manajemen kesehatan ternak yang dapat memantau kondisi kesehatan hewan secara real time. Alat pun dapat mengumpulkan data dalam jarak 5 km yang kemudian divisualisasikan melalui laman serta aplikasi. Biasanya, aplikasi juga dilengkapi dengan fitur lain seperti GPS yang menunjukkan posisi hewan ternak.
3. Sistem Manajemen Lingkungan Kandang
Manajemen digital yang tidak kalah keren yakni sistem yang mampu memantau kondisi lingkungan kendang. Hal ini sangat penting karena lingkungan sangat mempengaruhi kesejahteraan hewan ternak. Dengan begitu, kesehatan ternak terjaga dan stress produktivitas ternak meningkat.
Aplikasi atau sistem bekerja dengan mengumpulkan data suhu, kelembaban, kualitas udara serta intensitas cahaya melalui sensornya. Ventilasi, pemanas, pencahayaan serta pendingin pun bisa dikendalikan secara otomatis melalui sistem yang telah diatur intensitasnya. Jika terdapat kendala seperti kondisi lingkungan yang diluar batas normal, aplikasi akan memberikan memberikan peringatan dini.
4. Sistem Optimalisasi Produksi Susu
Bagi petani sapi perah, anda bisa meningkatkan produksi susu dengan sistem optimalisasi yang memantau kegiatan produksi. Sensor mengumpulkan data mengenai volume susu, kualitas susu serta kesehatan ternak. Misalnya, jika produksi susu menurun pada musim panas, sensor suhu serta kelembaban mengatur lingkungan agar sapi merasa nyaman.
5. Sistem Monitoring Reproduksi
Kehamilan ternak harus selalu diperhatikan agar tidak mengganggu kinerja. Denagn iOT, peternak dapat memantau kehamilan hewan ternak dalam jarak jauh. Petani pun memantau kesehatan dimanapun dan kapanpun. Masalah kesehatan janin pun dapat dideteksi sejak dini untuk menghindari resiko yang fatal.
6. Sistem Manajemen Lebah
Tidak hanya ikan dan sapi, peternak lebah juga bisa menggunakan sistem IoT untuk memantau kondisi sarang serta kesehatan koloni dalam jarak jauh. Dengan begitu, keberlangsungan populasi lebah terjaga dengan baik dan produksi madu berjalan dengan stabil. Peternak juga dapat mengambil langkah yang tepat menjaga kesehatan lebah.
Bisa diketahui bahwa ada banyak sistem manajemen ternak yang mendukung produktivitas, kinerja, dan efisiensi. Anda bisa memilih sistem sesuai kebutuhan ternak dan pastikan bahwa anda memiliki sistem yang berkualitas. Lakukan riset dengan penyedia aplikasi atau sistem terlebih dahulu.